ARTIKEL INI MENGANDUNG SPOILER!!
Bagi para penggemar film bertema sulap, tentunya sudah tak asing lagi dengan film berjudul The Prestige karya Christopher Nolan yang dirilis pada tahun 2003 dan film Now You See Me yang dirilis pada tahun 2013 oleh Louis Leterrier. Kedua film ini terbilang sangat sukses, terutama The Prestige yang sempat masuk sebagai nominasi dalam penghargaan film Academy Awards atau yang lebih dikenal sebagai Oscar. Selain kesamaan tema sulap dari kedua film ini, kesamaan lainnya adalah keduanya sama-sama dibintangi oleh salah seorang aktor senior Michael Caine.
![]() |
| Sumber: Pinterest Image about the Prestige |
![]() |
| Adegan kematian istri Angier Sumber: Potongan adegan the Prestige |
***
![]() |
| Sumber: http://collider.com/now-you-see-me-review/ |
Film ini membuka cerita dengan memperkenalkan empat karakter pesulap yang
masing-masing memiliki keahlian yang berbeda. Mereka adalah J. Daniel Atlas (diperankan oleh Jeese Eisenberg),
Henley Reeves (diperankan oleh Isla Fisher), Jack Wilder (diperankan oleh Dave Franco), dan Merritt Mckinney (diperankan oleh Woody Harrelson). Sebuah undangan dari sosok
misterius kemudian membawa mereka ke satu tempat. Ditempat tersebut mereka kemudian menjadi mengenal satu sama lain. Jalan
penceritaan kemudian berpindah ke masa satu tahun kemudian, dimana keempatnya
telah tergabung dalam sebuah kelompok bernama “The Four Horsemen” dan memiliki
pertunjukan yang begitu popular di Las Vegas dengan bantuan sokongan dana dari
milyuner, Arthur Tressler (Michale Caine).
Dalam pertunjukan tersebut, mereka melakukan aksi sulap yang sangat spektakuler
tapi sekaligus merupakan tindakan kriminal. “The Four Horsemen” mengundang
salah seorang penonton pria untuk membantu dalam trik sulap yang akan mereka
lakukan, yaitu merampok bank. Secara magis, pria tersebut kemudian dipindahan
lokasinya kedalam brankas sebuah bank di Perancis dan ditugaskan untuk mengambil
uang yang terdapat disana.
Trik tersebut berjalan dengan sangat lancar dan para penonton mendapat jutaan
euro yang didapat dari bank tersebut sehingga semakin mempopulerkan nama “The
Four Horsemen”. Namun, sebuah hal aneh terjadi ketika disaat bersamaan dengan
terjadinya trik tersebut, bank yang didatangi pria tersebut benar-benar
kehiangan uang mereka. Tidak pelak, keempat anggota “The Four Horsemen”
langsung menjadi tersangka.
Mereka dijerat dalam kejahatan perampokan bank dan diinterogasi oleh agen FBI,
Dylan Rhodes (diperankan oleh Mark Rufallo) dan temannya dari Interpol, Alma Dray (diperankan oleh Melanie Laurent). Dylan begitu berhasrat
untuk memecahkan masalah tersebut sehingga meminta bantuan Thaddeus Bradley (diperankan oleh Morgan Freeman),
seorang mantan pesulap yang kini mencari nafkah dengan membuka rahasia dari berbagai
trik sulap para pesulap lainnya.
***
Kesamaan lainnya dari dua film diatas sekaligus sebagai daya tarik utamanya adalah ending atau akhir cerita yang sangat tidak terduga oleh penonton. Dimana pada film the Prestige, pada akhir cerita terungkap bahwa trik utama yang dipergunakan oleh Borden ada bahwa ia memiliki saudara kembar yang menyamar sebagai asisten dan di kenal dengan nama Fallon dimana keduanya sama-sama diperankan oleh Bale. Dengan kata kunci "Are watching closely?", sebenarnya Borden telah berkali-kali memberi petunjuk pada penonton untuk memperhatikan film dengan seksama.
Demikian halnya dengan film Now You See Me, penonton tidak akan menduga bahwa agen FBI Dylan yang terlihat sangat menggebu-gebu untuk membongkar atau memecahkan rahasia trik dari four horsemen sebenarnya juga adalah pesulap dan merupakan orang yang merekrut sera memimpin four horsemen. Tokoh utama dalam film ini, Atlas juga sudah memberikan petunjuk dengen ucapannya "The Closer You Think You Are, The Less You'll Actually See".
Kesamaan lainnya adalah kedua film menggunakan alur cerita campuran. Khususnya pada bagian akhir cerita yang menunjukkan adegan flash back yang membongkar bagaimana trik-trik sulap yang sebenarnya dilakukan oleh para tokoh utama.
Namun apabila dibandingkan, mana yang lebih bagus diantara kedua film tersebut, film karya Nolan tentu akan menjadi jawabannya. Sebagaimana halnya film-film karya Christoper Nolan lainnya yang selalu berhasil membuat takjub. Selain itu dapat dikatakan pula bahwa kolaborasi antara Christopher Nolan, Christian Bale serta Michale Cayne tidak pernah mengecewakan, apabila mengingat trilogi film Batman yang terbilang sangat sukses.
Sebagai penutup, kesimpulan dari dua film serupa diatas adalah, Now You See Me akan menjadi film yang tidak akan mengecewakan untuk ditonton saat bersantai, sementara the Prestige adalah film yang setidaknya wajib ditonton sekali seumur hidup.
Sumber:
https://www.rottentomatoes.com/m/prestige
https://www.rottentomatoes.com/m/now_you_see_me
***
Kesamaan lainnya dari dua film diatas sekaligus sebagai daya tarik utamanya adalah ending atau akhir cerita yang sangat tidak terduga oleh penonton. Dimana pada film the Prestige, pada akhir cerita terungkap bahwa trik utama yang dipergunakan oleh Borden ada bahwa ia memiliki saudara kembar yang menyamar sebagai asisten dan di kenal dengan nama Fallon dimana keduanya sama-sama diperankan oleh Bale. Dengan kata kunci "Are watching closely?", sebenarnya Borden telah berkali-kali memberi petunjuk pada penonton untuk memperhatikan film dengan seksama.
![]() |
| Sumber: Potongan adegan the Prestige |
![]() |
| Sumber: Potongan adegan the Prestige |
Demikian halnya dengan film Now You See Me, penonton tidak akan menduga bahwa agen FBI Dylan yang terlihat sangat menggebu-gebu untuk membongkar atau memecahkan rahasia trik dari four horsemen sebenarnya juga adalah pesulap dan merupakan orang yang merekrut sera memimpin four horsemen. Tokoh utama dalam film ini, Atlas juga sudah memberikan petunjuk dengen ucapannya "The Closer You Think You Are, The Less You'll Actually See".
Kesamaan lainnya adalah kedua film menggunakan alur cerita campuran. Khususnya pada bagian akhir cerita yang menunjukkan adegan flash back yang membongkar bagaimana trik-trik sulap yang sebenarnya dilakukan oleh para tokoh utama.
Namun apabila dibandingkan, mana yang lebih bagus diantara kedua film tersebut, film karya Nolan tentu akan menjadi jawabannya. Sebagaimana halnya film-film karya Christoper Nolan lainnya yang selalu berhasil membuat takjub. Selain itu dapat dikatakan pula bahwa kolaborasi antara Christopher Nolan, Christian Bale serta Michale Cayne tidak pernah mengecewakan, apabila mengingat trilogi film Batman yang terbilang sangat sukses.
Sebagai penutup, kesimpulan dari dua film serupa diatas adalah, Now You See Me akan menjadi film yang tidak akan mengecewakan untuk ditonton saat bersantai, sementara the Prestige adalah film yang setidaknya wajib ditonton sekali seumur hidup.
Sumber:
https://www.rottentomatoes.com/m/prestige
https://www.rottentomatoes.com/m/now_you_see_me





