ARTIKEL INI MENGANDUNG SPOILER!!

Bagi para penggemar film bertema sulap, tentunya sudah tak asing lagi dengan film berjudul The Prestige karya Christopher Nolan yang dirilis pada tahun 2003 dan film Now You See Me yang dirilis pada tahun 2013 oleh Louis Leterrier. Kedua film ini terbilang sangat sukses, terutama The Prestige yang sempat masuk sebagai nominasi dalam penghargaan film Academy Awards atau yang lebih dikenal sebagai Oscar. Selain kesamaan tema sulap dari kedua film ini, kesamaan lainnya adalah keduanya sama-sama dibintangi oleh salah seorang aktor senior Michael Caine.


Sumber: Pinterest Image about the Prestige
Film The Prestige merupakan film yang diadaptasi dari sebuah buku dengan judul yang sama yang menceritakan kisah dua pria Alfred Borden (diperankan oleh Christian Bale) dan Robert Angier (diperankan oleh Hugh Jackman) yang pada awalnya merupakan sahabat atau rekan kerja dalam pertunjukan sulap. Borden dan Angier bekerja sebagai asisten pesulap Cutter (diperankan oleh Michael Caine). Dalam salah satu aksi sulap, Borden secara tidak sengaja menggunakan trik yang berbeda dibandingkan dengan trik yang biasanya mereka pergunakan dan menyebabkan kematian istri Angier (diperankan oleh Piper Perabo). Semenjak kejadian itu, Borden memulai karirnya sendiri sebagai pesulap dan Angier yang merasa dendam selalu berusaha mencari rahasia trik sulap Borden untuk merusak pertunjukan-pertunjukan sulapnya. Borden yang kesal pun, akhirnya membalas mengacaukan pertunjukan Angier dengan cara yang sama. 

Adegan kematian istri Angier
Sumber: Potongan adegan the Prestige
Makin hari permusuhan mereka makin panas. Angier yang merupakan pesulap yang pandai merebut hati penonton mulai merasa bahwa Borden punya kemampuan membuat trik yang jauh diatas dirinya. Sayangnya Borden kurang mampu berinteraksi dengan penonton sehingga trik spektakulernya kurang mendapat tanggapan. Hal itu coba dimanfaatkan Angier. Dia berniat mencuri rahasia teknik Borden guna meningkatkan karirnya sekaligus membalas kematian sang istri. Mereka juga tidak berjuang sendiri. Angier mempunyai seorang asisten cantik, Olivia (diperankan oleh Scarlett Johansson) sementara Borden dibantu oleh seorang asisten bernama Fallon. Persaingan trik ini sampai membawa pada kematian Angier dan membuat Borden menjadi tersangka dan harus menghadapi hukuman gantung. 

***

Sumber: http://collider.com/now-you-see-me-review/
Masih seputar sulap,  film Now You See Me menceritakan tentang empat orang pesulap yang hanya perlu beberapa detik saja melakukan perampokan bank dengan mentransformasi salah seorang penonton. Tapi uang hasil perampokan itu justru malah dibagikan kepada penonton yang menyaksikan aksi mereka. Seorang agen FBI ditugaskan untuk menyelidiki aksi perampokan aneh ini. 

Film ini membuka cerita dengan memperkenalkan empat karakter pesulap yang masing-masing memiliki keahlian yang berbeda. Mereka adalah J. Daniel Atlas (diperankan oleh Jeese Eisenberg), Henley Reeves (diperankan oleh Isla Fisher), Jack Wilder (diperankan oleh Dave Franco), dan Merritt Mckinney (diperankan oleh Woody Harrelson). Sebuah undangan dari sosok misterius kemudian membawa mereka ke satu tempat. Ditempat tersebut mereka kemudian menjadi mengenal satu sama lain. Jalan penceritaan kemudian berpindah ke masa satu tahun kemudian, dimana keempatnya telah tergabung dalam sebuah kelompok bernama “The Four Horsemen” dan memiliki pertunjukan yang begitu popular di Las Vegas dengan bantuan sokongan dana dari milyuner, Arthur Tressler (Michale Caine).
Daniel Atlas dalam Prolog dari film Now You See Me
Sumber: Potongan adegan Now You See Me

Dalam pertunjukan tersebut, mereka melakukan aksi sulap yang sangat spektakuler tapi sekaligus merupakan tindakan kriminal. “The Four Horsemen” mengundang salah seorang penonton pria untuk membantu dalam trik sulap yang akan mereka lakukan, yaitu merampok bank. Secara magis, pria tersebut kemudian dipindahan lokasinya kedalam brankas sebuah bank di Perancis dan ditugaskan untuk mengambil uang yang terdapat disana.

Trik tersebut berjalan dengan sangat lancar dan para penonton mendapat jutaan euro yang didapat dari bank tersebut sehingga semakin mempopulerkan nama “The Four Horsemen”. Namun, sebuah hal aneh terjadi ketika disaat bersamaan dengan terjadinya trik tersebut, bank yang didatangi pria tersebut benar-benar kehiangan uang mereka. Tidak pelak, keempat anggota “The Four Horsemen” langsung menjadi tersangka.

Mereka dijerat dalam kejahatan perampokan bank dan diinterogasi oleh agen FBI, Dylan Rhodes (diperankan oleh Mark Rufallo) dan temannya dari Interpol, Alma Dray (diperankan oleh Melanie Laurent). Dylan begitu berhasrat untuk memecahkan masalah tersebut sehingga meminta bantuan Thaddeus Bradley (diperankan oleh Morgan Freeman), seorang mantan pesulap yang kini mencari nafkah dengan membuka rahasia dari berbagai trik sulap para pesulap lainnya.

***
Kesamaan lainnya dari dua film diatas sekaligus sebagai daya tarik utamanya adalah ending atau akhir cerita yang sangat tidak terduga oleh penonton. Dimana pada film the Prestige, pada akhir cerita terungkap bahwa trik utama yang dipergunakan oleh Borden ada bahwa ia memiliki saudara kembar yang menyamar sebagai asisten dan di kenal dengan nama Fallon dimana keduanya sama-sama diperankan oleh Bale. Dengan kata kunci "Are watching closely?", sebenarnya Borden telah berkali-kali memberi petunjuk pada penonton untuk memperhatikan film dengan seksama.


Sumber: Potongan adegan the Prestige
Sumber: Potongan adegan the Prestige

Demikian halnya dengan film Now You See Me, penonton tidak akan menduga bahwa agen FBI Dylan yang terlihat sangat menggebu-gebu untuk membongkar atau memecahkan rahasia trik dari four horsemen sebenarnya juga adalah pesulap dan merupakan orang yang merekrut sera memimpin four horsemen. Tokoh utama dalam film ini, Atlas juga sudah memberikan petunjuk dengen ucapannya "The Closer You Think You Are, The Less You'll Actually See".

Kesamaan lainnya adalah kedua film menggunakan alur cerita campuran. Khususnya pada bagian akhir cerita yang menunjukkan adegan flash back yang membongkar bagaimana trik-trik sulap yang sebenarnya dilakukan oleh para tokoh utama.

Namun apabila dibandingkan, mana yang lebih bagus diantara kedua film tersebut, film karya Nolan tentu akan menjadi jawabannya. Sebagaimana halnya film-film karya Christoper Nolan lainnya yang selalu berhasil membuat takjub. Selain itu dapat dikatakan pula bahwa kolaborasi antara Christopher Nolan, Christian Bale serta Michale Cayne tidak pernah mengecewakan, apabila mengingat trilogi film Batman yang terbilang sangat sukses.

Sebagai penutup, kesimpulan dari dua film serupa diatas adalah, Now You See Me akan menjadi film yang tidak akan mengecewakan untuk ditonton saat bersantai, sementara the Prestige adalah film yang setidaknya wajib ditonton sekali seumur hidup.


Sumber: 
https://www.rottentomatoes.com/m/prestige
https://www.rottentomatoes.com/m/now_you_see_me